Kemiringan Puli CVT, Pengaruhi Akselerasi

Kemiringan Puli CVT, Pengaruhi Akselerasi

Banyak yang main bubut puli CVT. Seperti mengubah derajat kemiringan puli. Katanya mempu mempengaruhi akselerasi? Agar tidak salah kaprah harus diikuti penyesuain part lain.

13,5º – 14,5º
Di pasaran banyak beredar puli atau rumah roller dengan kemiringan berbeda. Mulai dari 13º hingga 14,5º. “Derajat kecil membuat akselerasi lebih cepat. Derajat besar, untuk kejar top speed,” bilang Benny Rachmawan, Product Development Mitra2000, produsen TDR.

Namun hati-hati. Misalnya di Mio. “Ketika pakai 13,5º, v-belt cepat rusak. Soalnya kemiringan belt standar Mio 14º,” sebut Kentar dari Hariot’s feat KeySpeed, Bandung, Jawa Barat.

Tapi, kalau pakai puli 14,5º, belt bisa pakai milik Fino. Namun selain belt, part lain yang kudu disesuaikan pastinya puli terluar rumah roller atau disebut puli kipas. Derajat kemiringannya kudu sama layaknya puli roller.

ALUR ROLLER
Menurut Miekeel Tjahjanto, bisa juga tempuh cara lain buat atur akselerasi. Efeknya lebih bagus ketimbang bermain kemiringan puli. “Bisa tetap pakai puli standar Mio atau Nouvo yang 5LW. Tapi, alur roller di puli dipapas atau dicoak,” sahut pemilik MC Racing di Jl. Kebon Jeruk IX, No. 20C, Jakarta Barat.

Setelah itu, penutup roller juga diganti pakai part dari Yamaha Fino lama yang berkode 4DO. Karena punya bagian ujung lebih ke atas. “Kombinasi ini bikin roller bisa naik lebih tinggi lagi,” tutupnya. Jadi, tidak merusak belt. Namun top speed tetap dapat.   (motorplus-online.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s